siapakah aku

View my complete profile!

abe
adita
buyung
nabil
Antok<


Monday, August 29, 2005

   SNADA DI HONG KONG
Bangga, dan Terharu, Menghibur Temans Di Hong Kong.


SNADA, saat menyanyikan lagu Indonesia Raya
Indonesia...., tanah airku..., "Duh.. semuanya pada cinta negeri ya...???

SNADA in Action, " Duh Teddy ama Iqbal pakai pepsodent ya...?"


SNADA tampil di saksikan sekitar 3000 penonton


SNADA and Pak Toriq, " Lho kenapa? kok semuanya pada bersedih..., Kok cuman Pak Toriq aja yang berbahagia, dengan senyum manisnya. Mas Erwin,.. lagi kangen keluarga ya...? Duh Iqbal..., kok memandang ke atas ada apa..??

SNADA unjuk kebolehan. "lho kok iqbal yang di depan sendiri..., jangans dia mau khabur..!!!

Menghibur orang adalah merupakan suatu kebanggaan, tetapi menghibur orang dan yang di hibur merasa senang dan puas, maka yang menghiburpun akan semakin merasa senang, puas dan juga terharu. Dan perasaan itulah yang di rasakan oleh group music SNADA yang merasa sangat bangga bisa menghibur teman-teman nakerwan di Hong Kong, pada tanggal 28 Agustus 2005, di Queen Elizabeth Wanchai, dalam rangka peringatan Indonesian day yang di adakan oleh KJRI Hong Kong.

Personil SNADA yang terdiri dari enam orang pemuda yaitu Ikhsan Nur Ramadhan, Alamsyah Agus, Teddy Tardiana, Erwin Yahya, Iqbal Taqiuddin, dan Lukman yang kesemuanya sangatlah ramah dan santun. Selain ramah dan bersahabat di atas panggung keramahan mereka juga terlihat saat RoseMawar mewawancarai mereka dengan senang hati dan seyuman yang tersungging di bibir yang kadang kala di selingi dengan canda, mereka memberikan semua jawaban yang di minta. Hal itu sudah merupakan salah satu bukti nyata pribadi santun yang mereka miliki di mana dan dalam keadaan bagaimana saja.

Suara yang sangat merdu, dengan alunan music yang begitu lembut bernuansa islami, pasti akan membuat siapa saja yang mendengar akan merasa tenang dan damai. Kekompakan mereka dalam menyanyikan lagu-lagulah yang membuat Snada begitu terkenal dan di kenal oleh masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri. Bahkan kali ini adalah yang keempat kalinya mereka datang ke Hong Kong. Selain konser dalam negeri yang sering mereka lakukan dan juga ke luar negeri yang lain yaitu Malaysia.

Sampai saat ini SNADA sudah mengeluarkan sembilan album sejak terbentuknya snada pada tahun 1994. Walaupun sempat beberapa kali terjadi perubahan personel, namun hal itu tidak berpengaruh dalam kekompakan mereka. Album terbaru saat ini yang berjudul Buka mata hati telah mulai beredar dan mendapatkan tanggapan yang sangat bagus di Indonesia.

Sementara itu pesan dan kesan dari senada untuk semua teman-teman semua di Hong Kong, Snada mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas partisipasi dan dukungan serta sambutan yang begitu meriah dari teman-teman, dan hal tersebut di rasakan sebagai suatu hadiah dan pengahargaan yang tidak akan pernah Snada lupakan selamanya.



posted by Juwariah Arie | 2 Comments

   TEAMLO IN HONG KONG
"Teamlo", Pertama Kali Pentas Di Hong Kong.
Gaya di atas panggung Teamlo
Dari Kanan: Benjovi(Arielkereta api), Wawan Bakwan, Dondot Kembung, Pangsit Anjasmara, Boby Messakh, Avis Sukaesih.
===
“Sekarang, marilah kita panggilkan bintang tamu kita, Ariel Peterpan.” Teriak Wawan Bakwan vocalis group music dan vocalis teamlo. Spontan semua penonton berteriak hysteris sambil meneriakkan yel-yel Peterpan...!!!, Peterpan..!!! Peterpan…!!!
Namun, apakah yang terjadi? Yang naik ke atas panggung justru seorang yang sama sekali tidak mirip dengan Ariel Peterpan. Kembali penonton di paksa untuk tertawa melihat tingkah si Ariel yang baru muncul. Dengan gaya yang sok kejam Wawan bakwan langsung mengahardik laki-laki tersebut. “heh…, sapa kamu, aku panggil Ariel Peterpan, kenapa kamu yang naik, nggak denger apa.” Dengan gaya yang agak-agak bego atau blok on, pemuda tadi menjawab, “Saya khan Ariel.” Jawabnya dengan tanpa dosa. “ lho nama saya benar-benar Ariel, lengkapnya Arielkereta api.” Ujarnya sambil menunjukkan a giginya yang mancung ke depan. Lagi-lagi penonton di buat tertawa oleh tingkah group band dan lawak tersebut. Itulah salah satu lelucon yang teamlo sajikan untuk teman-teman nakerwan saat berkesempatan tampil di Hong kong.

"Gayanya seperti Group music profesional"


"Bakwan Wawan dengan senyum manisnya... heheh"

"Duh.., pegangnya jangan erat2 donk mbak..., tapi ngomongs kamu cantik lho..!!! "Teamlo In action dengan Fans mereka"

"Always Kocak everywhere"


Teamlo yang bediri sejak tahun 28-Agustus-1997 di anggotai oleh enam orang pemuda yang berwajah pas-pasan namun menggoda, yang masing-masing sudah membuat nama panggilan baru yaitu Wawan Bakwan, Pangsit Anjasmara (Vocalis), Boby Mesakh, Dondot Kembung (Gitaris), Benjovi (Perkosi, Vocal), Avis sukaesih (Drummer).
Mereka berenam mengaku merasa sangat bangga dan senang karena bisa menghibur teman-teman nakerwan di Hong Kong, walaupun saat pertama kali di wawancarai mereka agak menunjukkan mimik wajah malu-malu dan terkesan alim, jauh berbeda dengan penampilan mereka di pangung. Dan Hong Kong adalah merupakan perjalanan ke luar negeri mereka yang pertama kali. Banyak cerita duka yang pernah mereka alami saat mulai merintis Teamlo yang pertama kali. Bahkan menurut Avis mereka pernah juga di jatah makan perorangnya seribu limaratus rupiah untuk makan, setiap pulang latihan, dan hal itu juga di benarkan oleh anggota teamlo yang lain. Hal special yang membuat Group lawak ini bahagia adalah mereka pentas tepat pada hari jadi teamlo yang ke delapan. Perasaan senang bercampur terkejut juga di ungkapkan oleh mereka. Senang, karena mereka bisa menghibur teman-teman Nakerwan, dan terkejut karena ternyata mereka punya banyak penggemar di Hong Kong. Timlo, kapan datang ke Hong Kong lagi??.


posted by Juwariah Arie | 0 Comments

Friday, August 19, 2005

   
NAKERWAN JADI PASKIBRA UPACARA PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN DI HONG KONG

Sembilan orang tenaga kerja wanita (nakerwan) di Hong Kong menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) pada upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-60 di halaman Wisma Konsul Jendral RI di Hong Kong pada 17 Agustus 2005.
Konsul Penerangan Konsulat Jendral RI di Hong Kong, Nugroho Aribhimo dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis, menyebutkan, sembilan orang nakerwan itu saat ini sedang bekerja di Hong Kong.

Dalam upacara itu bertindak selaku inspektur upacara adalah Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Paiman Turnip. Ia menyatakan bahwa nakerwan bertindak selaku Paskibra ini merupakan hal yang baru dan pertama kali ini dilakukan di Hong Kong dan dimaksudkan sebagai salah satu upaya pembinaan guna tetap memupuk rasa kebanggaan dan rasa cinta kepada tanah air di kalangan nakerwan yang bekerja di Hong Kong yang saat ini telah berjumlah 95.180 orang.
Para nakerwan yang menjadi Paskibra menyatakan bangga dan senang bisa menjadi Paskibra mewakili nakerwan yang saat ini bekerja di Hong Kong.

Untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-60, KJRI Hong Kong mengadakan sejumlah pertandingan dan perlombaan di mana para pesertanya adalah para nakerwan di Hong Kong. Pertandingan dan perlombaan itu adalah lomba cerdas cermat, bola volley, bulutangkis, gerak jalan, menyanyi karaoke, dan lomba joget. Penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba tersebut diserahkan setelah upacara pengibaran bendera.

Lomba cerdas cermat yang diikuti oleh 22 kelompok nakerwan dan dimenangkan oleh nakerwan dari agen Hung Chau sebagai juara pertama, Komunitas Perantau Nusantara sebagai juara kedua, dan agen Filipino Overseas sebagai juara ketiga.

Gerak jalan diikuti oleh 350 orang nakerwan, yang terbagi ke dalam 50 kelompok beregu yang masing-masing regu terdiri dari 6 orang nakerwan. Lomba gerak jalan ini dimenangkan oleh kelompok nakerwan dari agen Hing Yee, kelompok nakerwan dari agen Daijo sebagai juara
kedua, dan kelompok nakerwan dari agen Overseas sebagai juara ketiga.

Pertandingan bola volley diikuti oleh delapan kelompok nakerwan, yang dimenangkan oleh nakerwan dari agen Hing Yee. Bulutangkis diikuti oleh lima kelompok nakerwan, yang dimenangkan oleh kelompok nakerwan dari agen New Star sebagai juara pertama, nakerwan dari agen Hing Yee sebagai juara kedua, dan nakerwan dari agen Wai Wai sebagai juara ketiga.

Sedangkan menyanyi karaoke telah diikuti oleh sebanyak 30 orang peserta nakerwan telah dimenangkan oleh Sri Wiyani sebagai juara pertama, Henik Eko sebagai juara kedua, dan Reza Rosita sebagai juara ketiga.

Lomba joget diikuti oleh 65 orang nakerwan, yang dimenangkan oleh Grace Supardi, Ani Widayah sebagai juara kedua, dan Ika Mustatik sebagai juara ketiga.


=================================================================

Note:
Liputan dan cerita berbagai perlombaan bisa Anda baca di judul dan Posting sebelumnya.

posted by Juwariah Arie | 0 Comments

Thursday, August 18, 2005

   
Cinta Indonesia, Peduli Bangsa
Rasa bangga, dan bahagialah yang bisa di rasakan oleh semua warga negara Indonesia di Hong Kong. Walaupun keberadaan mereka di luar negeri, namun mereka bisa melakukan upacara peringatan 17-Agustus dengan lancar dan khihmad. Walaupun pelaksanaan upacara hari itu sempat di perkirakan gagal, di sebabkan oleh hujan yang mengguyur Hong Kong sejak dini hari, namun akhirnya upacara itu bisa terlaksanakan dengan baik.
Upacara bendera kali ini di laksanakan di wisma konsul jenderal yang terletak di Country Villa, Blog g, 28 shouson hill road, Hong Kong, dan di hadiri kurang lebih 200 undangan yang terdiri dari masyarakat Indonesia di Hong Kong, pegawai BUMN/S, Local dan Home staf KJRI, dan Dharma wanita.
Satu hal istimewa dari pelaksanaan upacara tahun ini, karena yang bertindak sebagai pasukan passkibraka(Pembawa Bendera Pusaka) adalah teman-teman Nakerwan. Dan hal ini tidak dan belum pernah ada sebelumnya. Dengan gagah teman-teman Nakerwan membawa dan mengibarkan sang saka merah putih.
Upacara peringatan HUT RI yang ke-60, yang kira-kira berlangsung selama 20 menit itu, akhirnya bisa di laksanakan dengan baik. walaupun sempat turun hujan rintik di tengah-tengah berlangsungnya upacara. Namun hal itu tidak berpengaruh sama sekali pada berlangsungnya upacara. Akhirnya, hujan turun deras, tepat sesudah komandan upacara membubarkan barisan.
Konsul Jenderal, Paiman Turnip, selaku inspektur upacara

Paiman Turnip, di apit oleh ke sembilan group passkibra


Pengibaran bendera sang merah putih


Dhoni Mohammad(kabid. Immigrasi) selaku pelatih passkibra, di apit ke sembilan anak didiknya Peserta upacara 17 -08-2005

Rasa syukur kepada Allah Swt, karena akhirnya pelaksanaan upacara 17-08-2005 bisa berjalan dengan lancar. Amien.















posted by Juwariah Arie | 0 Comments

Sunday, August 14, 2005

   
Cerita ke dua dari KErinduan AKan KEbersamaan (2) ini akan menceritakan tentang upaya dari Garuda Indonesia Airlines, dalam upayanya untuk lebih di kenal dan mengenal para customernya yaitu teman-teman Nakerwan. kegiatan lomba gerak jalan ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan HUT RI ke 60.
Rindu AKan KEbersamaan,

Sebagai pemenang Lomba gerak jalan VIP, Group Garuda sama sekali tidak menyangka apabila merekalah yang menjadi pemenang. "kami tidak menyangka kalo kita bakalan menang, karena kita juga sempat photo-photo di sepanjang perjalanan. Malah kita mengira grup dari KJRI lah yang menang." Ungkap Dicky Dharjanto, General Manager Garuda Indonesia. Keakraban Group dari Garuda Indonesia nampak terlihat sejak dari keberangkatan rombongan dari KJRI di causewaybay. Sepanjang perjalanan, di Bus, Piter dan Dicky Dharjanto tak henti-hentinya memberikan jawaban atas pertanyaan teman-teman nakerwan seputar Garuda Indonesia.




Group dari GA, senyum kegembiraan.....

Suasana yang akrab dan penuh canda terlihat dari group ini. Berbaur dengan peserta lain, dan saling bersenda gurau. Benar-benar merupakan suatu kegiatan yang mengasikkan, dan suasana kebersamaan. Seperti Ibu Muller yang tampak genbira menyaksikan sesuatu.


Pelepasan group GA oleh Jan S maringka (Home staff KJRI)

Dengan senyum penuh kemenangan akhirnya Group GA di lepas oleh Jan S Maringka, kepala Bid. Kejaksaan KJRI Hong Kong. Dengan langkah yang pasti Group yang beranggotakan 6 orang ini sepertinya tidak mau kalah dengan group yang lain."maju jalan....."!!!!!


Horee......, jadi pemenangggg.......(Dicky Dharjanto, GM GA)

Dan ...., Akhirnya... benar -benar group dari GA lah yang menjadi pemenang. terlihat semua penonton dan Bapak Konjen Paiman Turnip (Kaos Biru) tertawa terpesona saat melihat hadiah yang mereka peroleh. "ticket..., ticket..., ticket..." itulah Yel2 yang terdengar saat itu. semua peserta sangat antusias untuk mendapatkan ticket pesawat gratis, namun ternyata dugaan semua peserta memang benar, pemenang benar2 mendapatkan enam buah ticket. asal tahu saja ... bukan ticket pesawat, tapi ticket naik kereta menuju airport(octopus) hehehe. kontan semua peserta tertawa, dan tentunya tidak menyangka sama sekali. Padahal menurut satu cerita, banyak yang nengira bahwa hadiah VIP adalah ticket pesawat, sampai2 ada sebagian pejabat KJRI yang ikut lomba dan tidak mau menjadi panitia, siapa tahu bisa dapet ticket... hehehe.


Group GA, dari kanan: Nelson, Muller, piter, Dicky dharjanto, Nyonya Friatma mahmud, Nyonya Muller.(tampak gembira menerima hadiah)
Horeeee.........Menang,......!!!!!!

Akhir cerita..., Puas, senang, bangga.

kebersamaan, Bersatu. Kapan akan di temukan kembali.

Haruskah tahun depan???

Sudah pasti semuanya merindukan acara seperti ini. mengenal bangsa sendiri, tanpa perbedaan. Tanpa sesuatu yang menghalangi.

========================================================================

Atas nama Pribadi, dan semua teman2 Nakerwan kami mengucapkan selamat kepada KJRI yang bekerja sama dengan APPIH atas terselenggaranya acara Lomba gerak jalan ini.

=======================================================================

Lintas Puisi Of the Day

(hehehe.... kayaknya hari ini nggak ada bahan untuk buat puisi neh, maafkan dulu ya...)


posted by Juwariah Arie | 0 Comments

Saturday, August 13, 2005

   
RenUngan Of The Day:-(

Sebelum meneruskan Cerita tentang"KErinduan AKan KEbersamaan 2"
Saya Ingin berbagi sebuah renungan Untuk teman2 semuanya.
Dan Mungkin saja s'bagian temans sudah ada yang pernah membacanya!!!
Semoga saja bermanfaat.

Kenapa Anda Bersedih Hati????
Sebuah pertanyaan yang jarang sekali kita dengar! Kenapa?
Karena kebanyakan orang tidak tertarik untuk mendengar keluhan orang
lain, dengan catatan "Ngurusin problem dan kesusahan diri sendiri saja udah kebanyakan, buat apa aku menambah beban yang ada, - no time & no interest!" Bahkan jangan-jangan nanti kita turut kecipratan nasib sialnya!

Memang seringkali kita mengajukan pertanyaan "How are you?", tetapi kalau Kita jujur, ini hanya sekedar basa-basi pemanis bibir saja, sebab kenyataannya kita tidak tertarik untuk mendengar jawabannya. Pertanyaan yang instant untuk jawaban yang instant pula.

Kenapa dunia ini semakin hari semakin egoist dan semakin dingin! Sejak
terjadinya krismon di Indonesia, berapa juta orang yang kehilangan
pekerjaannya, harta maupun kesehatan, yang akhirnya membawa kita pada keadaan seperti ini, jauh di negeri orang. Apakah kita pernah tertarik untuk mendengar keluhan mereka, kenapa ini bisa terjadi? Tidak! Bahkan kalau kita mendengar keluhan mereka, bisa-bisa nanti buntutnya enggak enak lagi, dimana mereka mau meminjam uang ataupun meminta pertolongan.
(: Lagi nggaya, Pakai Jilbab:)

Oleh sebab itu kita merasa semakin hari semakin kesepian di dunia yang
Ramai dan penuh dengan hiruk pikuk ini. Walaupun mungkin ada orang yang tertarik untuk mendengar masalah kita, tetapi akhirnya kenyataan pahit harus kita terima, dimana keluhan kita ini dijadikan story untuk bahan gunjingan ngerumpi seluruh kampung maupun di tempat kita bekerja. Sehingga sering terpikirkan kepada siapa lagi kita bisa berbagi rasa?

Tidak si kaya - tidak si miskin, semua orang di dunia ini bukan hanya
Pernah saja tetapi sering mendapat kunjungan dari Mr. Sad, yg membawa duka, kesedihan, kesusahan di dalam hati kita. Sehingga sering saya bertanya kepada Tuhan: "Engkau bisa mengambil istri, harta, kesehatan dan pekerjaan dari saya, kenapa Engkau tidak bisa mengambil kesedihan dan rasa duka dari hati saya?"

: Pentingnya s'buah persahabatan:

(Me with the Friend) Dwie, Me, Nining

Apakah kita hanya tertarik akan berita-berita sensasi saja tentang pembunuhan,tentang perang di Kosovo, tetang adanya banjir, gempa bumi, tsunami di Aceh, dsb-nya?
Tetapi apakah kita tertarik untuk mendengar keluhan dari korban musibah ini? Tidak, no time - no interest and the most important thing NO MONEY!

Tetapi kita akan tertarik kalau si A menang Lotre/Togel ataupun Mark sixs, kita tertarik kalau si B punya pekerjaan sampingan atau partime, kita tertarik kalau si C sukses melakukan bisnis dengan catatan siapa tahu kita akan ikut kecipratan, sehingga kita akan bisa ikut merasakannya.

Berapa kali kita pernah mendengar keluhan, pada saat aku jaya tiap
Orang ingin berkawan, bahkan mengaku saudara dengan saya, tetapi pada saat aku jatuh, jangankan manusia, setanpun menjauhi kita!

"Mbak Kenapa bersedih hati?????"

Kita lebih senang berkujung ke pesta ulang tahun daripada berkujung ke
Orang sakit, kita lebih senang datang kepesta perkawinan daripada melayat orang yang meninggal dan turut berkabung dengan mereka. Tamu yang datang ke pesta ulang tahun saya akan lebih mudah terlupakan, tetapi orang yang berkujung pada saat saya sakit hingga kapanpun saya tidak bisa melupannya. Kita akan mudah mengajak dan mencari kawan untuk tertawa besama, tetapi sukar untuk mendapatkan kawan yang mau menangis bersama.

Tetapi saya yakin di dunia ini masih banyak orang orang yang masih peduli dengan masalah orang lain, rupanya masih ada orang yang mau berbagi rasa dengan kita!


: Kebahagiaan kala kita bisa berbagi dengan orang lain:

Maka dari itu marilah kita menyediakan sejenak waktu kita untuk mereka
yang sedang membutuhkanya, entah untuk mendengar keluhan mereka, entah untuk menghibur mereka. Beberapa kata-kata yang kita tuliskan ataupun ucapkan akan besar sekali artinya bagi teman-teman yang sedang membutuhkannya. Apalagi dengan keadaan kita yang berada jauh dari keluarga. Kepada siapa lagi kita akan mengadu dan berbagi, kalau bukan mereka orang lain, yang menjadi saudara –saudara kita.

No matter what we might be suffering,
we can be sure that God
will never leave us hopeless.





posted by Juwariah Arie | 1 Comments

Friday, August 12, 2005

   
KErinduan AKan KEbersamaan (1)

Masyarakat Indonesia In Hong Kong In Action

sesudah rampung menyelesaikan perlombaan jogednya, KJRI Hong Kong yang di dukung oleh APPIH langsung menggelar acara lomba gerak jalan yang di adakan pada tanggal 31-juli-2005 yang di adakan di The Peak(salah satu tempat wisata di Hong Kong). Memang harus di akui untuk acara peringatan HUT RI yang ke 60 ini KJRI Hong Kong menggelar berbagai macam lomba.

Hari itu minggu 31-juli-2005, dengan bantuan seorang teman, akhirnya Aku bisa bangun tepat jam 05.00 pagi hari. Memang bangun sepagi itu tidak pernah Aku lakukan sebelumnya. Dengan hati berbunga-bunga segera aku melakukan persiapan untuk berangkat. (yang pasti tidak melupakan mandi donk)

Jam 07.15 Am aku sambar tas kusutku, yang selalu setia menemani langkahku, kemanapun aku pergi, dan segera aku mengunci pintu, dan melesat ke Teng-teng (kereta paling kuno se Hong Kong) untuk bisa sampai di KJRI( tempat berkumpulnya para peserta lomba Gerak Jalan)
dalam Limabelas menit, sampai akhirnya di tempat yang di tuju walaupun teng-teng yang aku tumpangi merangkak dengan tenangnya seperti tak perduli saja dengan dunia modern di sekitarnya, jalannya pelan banget sich..., dengan nafas yang udah lumayan bisa di atur, aku temuin kerumunan orang2 yang lagi asyik menyiapkan kepergiaan mereka. Pertama-tama aku bertemu dengan Pak Nugroho (Kabid. penerangan Konsulat), kemudian Ibu Enny, Pak Djony Mohammad, dan Ibu Henny Hamidah, serta beberapa pejabat KJRI lainya.

Kemudian saat Aku langkahkan kaki keluar Aku Lihat Pak Muller dan Ibu, yang kemudian saya segera menyapa beliau terlebih dahulu. "Selamat Pagi Pak Muller, Pa khabar nich..." sapaku sambil menjabat tangannya. Kemudian beliau memperkenalkan istrinya, dengan sopan aku jabat tangan Ibu Muller, kemudian ada juga Ibu Friatma, Pak Piter dengan istinya yaitu Mbak Yohana, yang selalu aku kenal di telp, tapi tidak pernah ketemu orangnya.
dan yang terakhir juga bertemu juga dengan Pak Dicky.

Dengan penuh canda dan tawa kami beserta semua teman-teman dari BUMN, BUMS, KJRI, dan teman-teman nakerwan menaiki bus yang akan membawa kita sampai di Peak. Dan saat itu terasa sekali kekraban antara teman-teman Nakerwan dengan para Pegawai BUMN yang saat itu satu bus dengan saya adalah Mereka dari Garuda Indonesia Airlines. Teman-teman Nakerwan dengan bebasnya bertanya langsung kepada Pak Piter dan Pak Dicky tentang seluk beluk Garuda. Dan dengan ramah tamah, dan canda gurau beliau-beliau menjelaskan semuanya dengan gamlang. Meskipun cuap-cuap mereka sempat menciptakan halilintar dadakan (maksudnya: suaranya keras seperti halilintar) namun suasananya tetap santai dan lebih terbuka.

;Persiapan LOmba;

:Suasana persiapan sebelum lomba di mulai:
(Tampak Ibu Henny :memakai topi putih: memberikan pengarahan)

Sesampai di Peak, suasana pagi itu sangatlah mengasikkan. kabut yang masih begitu tebal, semakin mengingatkan kita kepada kampung halaman, dan jalan kecil yang berliku, semakin membuat hati rindu akan tanah kelahiran. Walaupun sempat ada rintikan hujan, para peserta tetap bersemangat untuk melanjutkan perlombaan tersebut. Peserta lomba kali itu lebih dari 50 group (hampir 350 peserta) dan semuanya adalah warga negara Indonesia.

Dengan lagak dan gaya sang Juara (karena udah minum susu Milo) dengan PDnya semua peserta menyiapkan keberangkatan mereka masing-masing, tentu saja dengan bekal energy( bukan bekal makanan Lho) yang telah di persiapkan sejak malam sebelumnya ( dengan makan kenyang kaliii). Satu persatu kelompok -kelompok perang kecepatan jalan itu di lepaskan dengan menggunakan bendera atas ungu bawah biru dengan gagang merah yang entah atinya apa. "Are u Ready?" teriak Pak Ade Maulana yang beertugas untuk memberikan yel-yel kepada semua peserta. "Yes...!!! jawab group Nongkrong bareng yang di ketuai oleh Mbak Ria itu bersemangat( Baju kelompok mereka merah lho, jadi mereka mau saingan juga nich).


: Berjoget ria oleh sebagian peserta, seusai Lomba:

Gambar di atas adalah merupakan luapan kebahagiaan dari semua teman2 dari indonesia seusai acara lomba jalan. Mereka melepaskan lelah dengan makan dan minum yang telah di sediakan oleh KJRI. Dan teriakan teman-teman nakerwan.."music..music..music..music" itulah yang akhirnya membuat panitia memutarkan lagu dangdut untuk mengiringi goyangan pinggul teman-teman semua. "Ayo donk Pak Joget..." ucap Dian Litasari, anggota dari Nongkrong bareng group sambil menarik tangan Pak Djony Mohammad untuk terjun ke lapangan bergoyang dengan mereka. Tetapi yang di tarik tangannya sepertinya tidak mengabulkan permintaan cewek cakep tersebut. "Ah... Pak Djony Malu tuh..." bisikku dalam hati.(hehehe) dan akhirnya yang mengajak pun beralih ke yang lain. dan sekarang yang jadi sasaran adalah Pak Muller(dari: Garuda) .."goyang Yuk Pak" kata seorang teman Nakerwan sambil menarik tangan Pak Muller. Dengan tertawa kegirangan Pak Muller terjun ke lapangan untuk bergoyang. dan satu...dua...tiga..., satu...dua...tiga..., belum sempat lima menit beliau berjoget, Pak Muller segera meghilangkan diri dari arena dengan duduk di lantai bawah, di samping tempat bergoyang teman-teman. "aduh.. Kacian dech pak Muller..hehehe...

: Pelepasan peserta Group oleh IBU HennY,

: "Udah siap belum Mbak...":

Gambar di atas, adalah salah satu acara pelepasan group gerak jalan

: Pelepasan pasukan

Gambar diatas, terlihat gaya Pak Ade maulana dengan Speaker dan corongnya, itu sich alat yang mendukung dia untuk bercuap-cuap... heheh..., kemuadian nampak pula Photographer dari Konsulat Pak Yolvis, dengan gaya pendekar "wira sableng"(salah sendiri topi di balik ke belakang) yang sedang mengamati kameranya..., dan sambil berteriak.."ntar-ntar Pak, ganti Film dulu ( emang pakai film ya, pak Yolvis..) kemudian terlihat juga Kamerawan dari KJRI juga Pak Irwan, yang Kaciaannn dech... (lagi miring, gak kelihatan wajahnya) tapi kelihatan jelas bercelana coklat dan kaos putih(pastilah itu khan kaos dari APPIH) yang tampakknya keberatan atau bahasa Indonesia yang baikknya terlalu berat membawa kamera itu..."sabar Pak Irwan.. ntar juga selesai." celutukku dalam hati. (gak berani langsung lah, wong baru aja kenalan...)

: Pak Djoni Muhammad, melepas kepergiaan Nongkrong Bareng:

Begitulah cerita sepintas tentang hari itu, dan akan saya sambung lagi dengan tema yang sama dengn cerita yang lain dan tentunya lebih menarikkk...

Terimakasih bagi teman-teman yang telah berkunjung di Blogs ini, tanpa kalian Blogs ini tidak akan ada artinya. Dan permohonan maaf apabila ada yang kurang berkenan. dan jangan lewatkan sambungan kedua dari cerita ini.

=================================================================

Puisi Of the Day

Bikin puisi lagi akh...

Kerinduan

Hampir ku lupakan rasa itu

Hampir ku tak tahu bagaimana rasa itu

Hampir ku tak miliki rasa itu

Rasa Rindu, kemanakah kau sekarang...

Tertatih

terjatuh

berusaha ku pungut kembali

kerinduan yang hampir saja pergi

jatuh...

ke dasar lautan nan biru....

Rindu....

sebuah cerita tentang kerinduan

Rindu akan kasih sayang

Rindu akan sebuah Perhatian

itulah

Rindu yang Ku dambakan

Hong Kong 13-08-2005

2;26 Am (Home)


posted by Juwariah Arie | 0 Comments

Tuesday, August 09, 2005

   
Mutiara Dalam Lumpur, Adakah yang Akan memungutnya?


Lomba Joget dan Karaoke di Hong Kong untuk Tenaga Kerja Wanita
Dalam rangka peringatan HUT RI yang ke 60
DI HOTUNG SECONDARY SCHOOL, CAUSEWAYBAY.

Decak kagum dan gelengan kepala lah yang bisa Aku lakukan saat itu. Hebat sekali, gaya dan penampilan, serta action mereka tidak kalah dari penyanyi beneran. Ratusan bahkan ribuan pertanyaan tiba2 saja tumplek blek dalam pikiranku saat itu. Dalam hati kecilku bener... sumpah...demi Tuhan, Aku iri terhadap mereka. Keberanian mental yang mereka miliki itu sudah cukup menjadi modal utama untuk tampil memukau dan membuat semua yang hadir berdecak kagum. Cekh...cekh...cekh......


Goyangan yang berani, sudah pantas jika di sejajarkan dengan Inul, si Ratu ngebor

Andaikan saja di pagi harinya, Aku turuti untuk tetap berpelukan dengan bantal kesayanganku, maka yakin seyakin-yakinnya Aku tak akan dapat menyaksikan ratusan mutiara yang gemerlap itu. Yach... harus Aku akui bahwa dahulu Aku pernah berpandangan negatif atas mereka. Pernah suatu hari Aku berguman. .." libur kok untuk joget-joget sich..., juga nggak akan bakalan jadi penyanyi aja kok! kata suara hatiku seringkali apabila aku sedang pergi ke lapangan Victoria untuk sekedar jalan -jalan.

Dan hari ini Minggu 31/7/2005, Tuhan telah benar-benar menunjukkan kepadaku kebenarannya. Gaya joget para Tenaga Kerja Wanita di Hong Kong, sepertinya mau nyaingin Ratu ngebor Indonesia. Inul Daratista. Gak apa kok maju terus aja mbak!. Goyang pinggul kanan kiri, ataupun kiri kanan, atas bawah, bawah atas tidak terlewatkan sama sekali oleh mereka. Tidak peduli wajah dan body mendukung apa enggak, pokoknya goyang terusssss..., khan nantinya kalo menang ada hadiah yang di sediakan.
"Sapa tau bisa dapet tabungan gratis dari BCA," celutuk seorang peserta yang tepat duduk di sampingku saat itu.
"Hushh, kamu aja tabungannya, aku berharap nich dapet ticket gratis dari Garuda. untuk mudik lebaran nanti biar gratis." kata teman sebelahnya nggak mau kalah
"Yang bener aja, ticket gratis."jawab temannya mengejek.
"Tuh GMnya Garuda di depanmu tuh, katanya namannya tuh Pak Dicky gitu ..." kata teman satunya sambil menunjuk ke arah deretan Dewan Juri yang duduk paling depan sendiri.
"Mana sich..." tanya temannya makin penasaran.
"Eh... eh... cakep nggak?" hehehe." tambahnya sambil tetap mencari-cari
"Dasar..., kemana sich mata kamu. itu tuh... sampingnya Bu Henny. pakai kaos putih itu. dasar mata atau kelereng." sungut temannya jengkel sekali.
"Ooo, tahu-tahu. oh.. jadi itu yang namanya Dicky."kata cewek itu sambil duduk kembali.
"Cakep juga ya..." celutuknya.
"Gemblung apa kamu. mana mau dia sama kamu." bentak temannya.
"Ya... sapa tahu. namanya juga berusaha." jawab teman satunya nggak mau kalah.

Ku langkahkan kakiku ke depan untuk mengambil gambar. Dan samar-samar masih bisa aku dengar mereka memperdebatkan tentang General Manager of Garuda Indonesia. Dicky Dharjanto. "hahaha..... Pak Dicky...rupanya dirimu mempesonakan mereka.hahaha..." olokku dalam hati. Hahahahaha.....katawa-ketiwi dan tersenyum dalam hati yang bisa aku lakukan saat itu. maklumkah hari itu aku sendirian. Fanani, Wartawan koran SUARA yang ku tunggu-tunggu juga nggak memunculkan batang hidungnya. Lagi momong kale....

Teriakan dan tepuk tangan histeris ratusan penonton

Satu persatu, peserta lomba joget dan karaoke itu maju untuk menunjukkan kebolehannya. Tatapanku terpaku pada ratusan penonton yang terlihat puas sekali dengan acara tersebut. Oh ya..., saat acara itu di mulai pada jam 11.00 Am, tidak terlihat banyak penonton. Maklumlah pagi itu hujan deras mengguyur Hong Kong. Tapi bener syukur alhamdulilah Aku bisa bangun pagi itu. Karena malamnya Aku tidur 04.00 Am. "oh...dasar..." sesalku. Aku berusaha mencari tempat yang sepi dan enak untuk ngambil gambar..., terus terang aku nggak mau berdesak-desakkan dengan penonton yang makin lama makin berbondong-bondong mendekat. belum lagi bau asem, manis, kecut campur aduk jadi satu. Maklumlah di ruangan itu pengap sekali, bahkan ACnya pun nggak mampu menahan ratusan desah nafas panas dari semuanya.
Dan bau dari berbagai jenis macam keringat itu, memaksaku untuk harus secepatnya angkat kaki dari situ. Belum lagi mereka yang berdesak-desakan seperti takut tidak kebagian jatah. hehe... Sampai sampai mulut Ade Maulana, Panitia Lomba tersebut sampai kering, karena selalu mengigatkan mereka untuk duduk agar suasana menjadi tenang kembali. Namun suara Ade Maulana hanya anggap angin lalu. "kacian dech lu..., emangnya ngatur dan ngurus orang itu gampang" olokku dalam hati. Tapi yang aku tunjukkan hanya tersenyum. Dan berharap semoga saja dia di beri kesabaran, sampai acara selesai. he..he.


Depan Sendiri: Dewan Juri yang terkesima melihat penampilan para peserta

Dicky Dharjanto GM Garuda Airlines, yang memakai kaos putih di sebelah kiri, yang sempat menjadi rasanan penonton, keliahatan sedang menunduk kebawah. mikir apa ya? bingung memilih siapa yang menang, ataukah menahan rasa kantuk. hehehe... biarlah nggak mau mikir. di sebelahnya ada Henny Hamidah, Konsul Muda Bid. penerangan yang sedang bertopang dagu. mungkin saja dia punya pikiran sama dengan aku kali ya? iri melihat penampilan teman-teman TKW yang sedemikian hebatnya menunjukkan kebolehannya. "udahlah Bu Henny, lain kali latihan lagi. Masa sich mau kalah sama mereka." Bisikku kepadanya, tapi cuman dalam hati lho! sebelahnya lagi ada Pak Ferry, yang jago bermain piano tampak sedang berfikir juga. sampai sampai dia lupa minum airnya tuh...,hehehe. "nggak usah pusing2 Pak Ferry, pasti ketemu dech nanti pemenangnya. Sebelahnya lagi ada Bambang budi yang jago dan bintang menyayi. "kalo nggak jago mana mungkin bisa jadi juri? ya Bu henny...heheh." godaku dalam hati ke Bu Henny.

Acara terus berlanjut, walaupun susana semakin panas, dan banyak peserta yang mengundurkan diri karena merasa kalah saing. Para dewan juri pun sudah lelah mondar-mandir melampiaskan rasa ngantuk mereka dengan membakar puntung rokok kemudian menghisapnya di bagian depan samping panggung. " ngantuk ya Pak Pram. " sapaku kepada GM Bank BNI Pramono berjalan mondar-mandir juga. "eh... iya." jawabnya sambil tersenyum. Pokoknya hari itu banyak yang berjalan mondar-mandir melepaskan rasa kantuk mereka. Dan saya jadi heran, bisa-bisanya di keramaian seperti itu mereka ngantuk. Apa-apaan oey.

Dewan juri: Bambang Budi unjuk kebolehan

Kini... tibalah saatnya Bambang Budi Dewan juri yang jago nyanyi untuk bergaya. "wah suara emasnya boleh juga tuh..." aku terkagum-kagum. tapi cuman dalam hati aja. Mana berani ngomong langsung wong kenal aja nggak!

sambil mendengarkan dan menikmati lagu yang di bawakannya akhirnya aku melihat wajah tanpa dosa Fanani. "dasar turu ae. kemana aja bos, di tunggu-tunggu, gak ngerasa."ungkapku meluapkan kejengkelan. "gimana sich Ibu ini, kita khan punya kaki sendiri-sendiri kok, saling tunggu-menunggu. lagian kita khan berbeda." jawabnya sengit sambil mengejek. "dasar anjingggggg...., makiku dalam hati. sialan banget sich ini anak. Ku sunggingkan senyum walaupun sangat amat terpaksa. "he he he..." dengan gayaku yang tanpa dosa. Tapi aku tahu memang begitulah keseharian kita tiap kali bertemu. Bisa jadi musuh... dan bisa jagi teman. Ya begitulah hidup ini penuh dengan sandiwara. ( kaya saur sepuh aja) he...he...he...

Duh... bau keleknya.....jangan lama-lama donk!

Aduh... gaya ngebornya Inul muncul lagi...! PD nya lagi. si baju putih dengan PDnya menunjukkan keleknya yang bebas bulu...hhehehe... boleh juga tuh. Si celana hitam yang entah sudah berapa kali menyabet penghargaan saingan inul se Victoria park. tau sepertinya dia mau ngambil antingnya yang terjatuh di lantai ya? "aduh mbak celananya robek tuh." teriak penonton dari belakang. Dan gaya super lucu dari si pemakai celana di suwek-suwek(di robek-robek) biar kesannya modern gitu lho....
tuh tangannya menunjuk nunjuk ke atas... kira kira si sana ada ticket pesawat Garuda nggak ya? "ungkap si baju hitam.

"Gak lah, masa di taruh di atas sana. pasti di bawah panggung nich. lihat ntar sapa yang bisa mendapatkannya."

"kalian berisik banget sich...nich lihat gaya gw seperti maharani, tuh Dewan juri pasti terkesima melihat bodyku." ungkap si baju putih heheh.

Dan Akhirnya...

thing...thing... waktu berjoget mereka pun habis.

Dan begitulah... pertandingan hari itu terus berlanjut sampai dengan jam 05.00 PM

Begitulah mereka semua merasa puas dan merasa terhibur. Kesan positif lah yang Aku dapatkan dari perlombaan hari itu. Walaupun Ada sedikit rasa kecewa karena tidak bisa mengikuti acara itu sampai selesai. Semoga saja hal ini bisa menjadi oleh-oleh untuk teman-teman semuanya. Untuk semua nama dan tokoh yang di cantumkan di atas, semuanya adalah benar adanya. Walaupun kadang ada yang di tambahin dan di kurangin, semua itu hanyalah untuk bisa mendapatkan rasa yang paling enak. Seperti bumbu kali..dan terimakasih kepada semua pembaca dan tentunya pada diri saya pribadi.

Pesan harapan dan Doa, adakah orang yang mau perduli untuk memperhatikan, mengulurkan tangannya memungut mutiara mutiara itu. Suara emas teman-teman dari Indonesia yang di HongKong. Sungguh secara pribadi saya terpana dengan penampilan dan suara mereka.

Seperti apa yang di ungkapkan oleh Henny Hamidah, dan Dicky Dharjanto, yang terkagum-kagum, mendengarkan suara mereka. dan yang sempat membuat bingung, kapan dan di mana mereka latihan, sementara tiap hari pekerjaan mereka di rumah tangga.

Hebat... inilah yang akan menjadi pekerjaan rumah bagi Anda yang perduli mengangkat mereka.

Hongkong 10-8-2005, Home

================================================================

Lintas Puisi Of the Day

IZINKANLAH

Ku rasakan kini,

Ku mendekatimu, menggodamu. tapi...!

Bukan berarti aku ingin menjadi bagian hidupmu.

Tidak! tidak sama sekali.

Ku Ingin dekat denganmu,

Biar, kita merasakan persahabatan sejati.

Sahabatku....

Izinkanlah....

Ku berbagi denganmu, segala cerita suka dan duka

izinkanlah....

Ku dengarkan suaramu, biar engkau tidak simpan semua bebanmu

Izinkanlah

Ku rengkuh pudak lelahmu, agar ku bisa merasakan

Apa yang kau rasakan

Sahabatku

Izinkanlah

Ku ulurkan tangan untuk persahabatan ini

Tulus

Iklas

Tanpa pamrih yang ku harap darimu

Andaikan

Engkau bisa merasakan

Izinkan

Ku berbagi dengan mu

Hong Kong 10-8-2005


posted by Juwariah Arie | 0 Comments

Friday, August 05, 2005

   
Hong Kong In The Night
Photo2 di bawah adalah photo di sepanjang kota Hong Kong yang terlihat di malam hari. gedung IFC yang tinggi menjulang, dan konon itu adalah gedung yang tertinggi di Hong Kong. emang bener sich.., banyak yang ngomong indahnya cuman di malam hari doang...! karena saya sendiri pun mengakuinya.
gedung IFC, yang terletak di Central

dan yang di bawah ini adalah gedung HSBC, yang kelihatannya pelit banget dengan hanya memberikan warna lampu merah dan putih..., Huss, nanti yang punya gedung marah Lho...!
Ah nggak perduli..., namanya juga komentar.....

HSBC and Bank Of china

Photo2 itu sich, saya dapatkan malam kemarin 4/8/2005. ya....itung2 nggak ada kerjaan ya... nggak ada salahnya lah sekali-kali menelusuri Hongkong..., sapa tahu dapet sesuatu. hehehe.... ya memang kenyataanya nggak dapet apa apa sich... oleh2nya hanya kaki yang hampir patah doang... aduhhhh, kacian dech gw...


Lam Kwai Fong

sampai sampai nyasar sampai di Lam Kwai Fong..., tempat berkumpulnya Bar yang kedua setelah Wanchai..., lelah juga sich, namanya juga orang lagi penasaran..., apapun yang terjadi harus bisa di temukan jawabannya...Huahahah...

Dan akhirnya.....


sampai sudah aku di tempat tinggalku nan sepi dan tiada berpenghuni... hehehe....

tapi jangan salah lho...! tempat tinggalku bukan itu ....

yach... jalan2 di Hong Kong emang mengasyikkan..., apalagi jika lagi ingin sendiri... alias nggak ingin di ganggu, or biasanya ada sesuatu yang di sembunyikan... hayoooo!!!

"jangan ngaco ah lu..., hah... emang paling susah kalo mau berbohong dengan diri sendiri. udah hati suntuknya setengah mati... rahasianya di buka di depan umum lagi...! dasar....

================================================================

Lintas Puisi;

Gundah

Kau bakar bara api dalam dadaku

tapi...,

pelan dan pasti kau tinggalkanku

dalam beribu pertanyaan di hatiku....

Mengapa.....

Engkau selalu hadir dalam pikiranku

mengapa....

Engkau obrak-abrik dinginnya hatiku...

Padahal...

Pabila ku boleh berbagi...

Ku hanya mengiginkan perhatianmu....

Hkg 6-8-2005, Home



posted by Juwariah Arie | 1 Comments

  • iNdonESIAn JourneY
  • BirthDay
  • Akhirnya, Aku Bebas Darinya...!!!
  • Ada Apa denganku...???
  • Arti Mencintai Seseorang
  • Still got The Blues
  • Minggu Nan Indah
  • Ketika Wanita Menangis Karenamu
  • Ketika Sopan Santun Mulai terlupakan
  • Bocah LUar Biasa
  • July 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • November 2005
  • December 2005
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • August 2006
  • bla..bal..bla...

    designed by : p3ny4iR K3l4n4