siapakah aku

View my complete profile!

abe
adita
buyung
nabil
Antok<


Tuesday, March 14, 2006

   Bocah LUar Biasa
Simon, Bocah Luar Biasa
Simon, saat berbicara di depan Public, Minggu (12 Maret 2006)

Simon di antara kami, saat berada di IMWU

Simon, pertama kali mengenal bocah berusia 10 tahun itu, tidak ada kesan special yang terlihat.

Saat ke IMWU, kesan pertama kali yang aku lihat dari bocah itu, dia sangat usil, dan selalu ingin tahu. Aku mulai tertarik kepadanya ketika dia kesulitan membuka bungkus permen (yang sekarang terlihat dalam Photo).

"Hi..., whats your Name?"tanyaku kepadanya, saat dia mondar-mandir )mungkin dia bosan karena kedua bapaknya sedang sibuk ..)

"Simon," ucapnya lirih....

dari tingkah dan perbuatannya kelihatan anak itu sangat mandiri (dalam arti dia tidak akan menyusahkan orang yang mengajaknya)

"He is my korean father." ucapnya kepadaku.

"Korean father." aku bingung dengan perkataan bocah kecil itu.

Akhirnya, aku menyakan kepada salah satu aktivis dari korea itu, apakah Simon itu anaknya. namun dengan terbahak dia menjawab.

"oh No, he has own father and mother. theyare hong Kong People." jawabnya sambil tertawa.

waktu kedua aktivis dari korea yang di ikutinya sedang bekerja, simon kecil tidak pernah merengek ataupun nakal seperti layaknya anak kecil lainnya. begitu juga saat tiba waktu kami untuk makan bersama, diapun tidak merepotkan kami melayaninnya. dengan cekatan dia mengambil dan memakan makanan yang sudah di pesan untuknya.

"Simon, are u speak Cantonese" tanyaku padanya.

"am a chinese, i can speak cantonese." jawabnya (begitu tepat jawaban yang dia berikan.

tolol juga ya aku...,

"Simon, May i become Your indonesian mother? tanyaku kepadanya.

"aku kan baru kenal kamu hari ini, dan akupun tidak tahu siapa namamu. bagaimana kamu menjadi ibuku." jawabnya dengan polos

Jawaban anak itu benar-benar sangat tepat. tepat sekali.

kedua aktivis dari korea itu tersenyum mendengar jawaban Simon..

begitulah kami terus bercakap=cakap. dan tiba-tiba kami menjadi sangat akrab. kemudian bang Indra, aktivis dari Indonesia berkata, "Rie, lamaranmu menjadi Ibunya dah keterima tuh..., ucapnya kepadaku...

Ups.., oke, ternyata tidak sulit menaklukkan hati anak kecil yang cerdas satu ini..., pikirku.

Minggu, 12 maret aku kembali bertemu dengannya saat aksi pembebasan dua orang Korea yang masih di tahan. Dengan keringat bercucuran dia mengikuti aksi tersebut. Kemudian dengan antusias tinggi dia memberiakan sedikit orasi kepada semua para demonstrant yang kebanyakan hampir semuanya seumuran Ayah dan IBunya. Dengan lantang dia meneriakkan "gong yi sei mau", yang apabila dalam bahasa inggris berarti "down, down WTO"

berpartisipasi dalam dunia organisasi merupakan hal yang sangat luar biasa untuk bocah sekecil simon. namun, ternyata melakukan demo sudah merupakan bagian dari kisah bocah kecil yang kelihatan lucu itu. Simon, dia memang anak yang luar biasa, yang di kasih kecerdasan dan berbagai kelebihan olehnya. dan sangat berbangga aku bisa mengenalnya. setidaknya menjadi Indonesian mother untuknya.

Simon, lanjutkan perjuanganmu sayang..!!!!


posted by Juwariah Arie | 0 Comments
Comments: Post a Comment

     

Links to this post:


     <$BlogBacklinkControl$> <$BlogBacklinkTitle$> <$BlogBacklinkDeleteIcon$>

     <$BlogBacklinkSnippet$>
     posted by <$BlogBacklinkAuthor$> @ <$BlogBacklinkDateTime$>

      Create a Link

<< Home

 

  • "Mohon Dengan Sangat"
  • BEBAS
  • Saat-saat menegangkan...!!!!
  • Kenangan WTO
  • Kenangan itu
  • Cintaku
  • Air Mata di Pagi Hari...
  • TEMPatku Di LAHIRKAN
  • Pulang Kampung
  • Me..., It's My Self
  • July 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • November 2005
  • December 2005
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • August 2006
  • bla..bal..bla...

    designed by : p3ny4iR K3l4n4